• 22
    Agu
    2017
  • Posted by
  • Posted in
    Story
  • Discussion
    Tak ada komentar pada DAN
  • Tags

DAN

Siapa Aku? Siapa Diriku? Apakah Aku Nyata? Apakah semua ini nyata? Atau hanya fatamorgana yang akan sirna. Anda mungkin sering mendengar pertanyaan ini. Memikirkan dan menanyakan pada diri sendiri ‘Siapa Aku?’ . Menjawab pertanyaan tersebut tidaklah semudah yang dibayangkan. Siapa pun memang harus mengenal dirinya sendiri. Mengenal diri sendiri sebagai kunci mengenal Tuhan-Nya. Memahami diri sendiri agar bisa memahami orang lain, bukan berarti egois.

Namun, pemahaman diri tersebut tidak bisa dicapai dengan mudah. Secara terus-menerus kita harus menggali siapa diri kita, secara mendalam. Seiring waktu kita pasti menemukan jawabannya sendiri

Jika hanya sekedar menjawab pertanyaan tentang identitas diri, tempat dan tanggal lahir, alamat, pekerjaan dan sejenisnya, kita mungkin tidak akan mengalami kesulitan. Namun, sebenarnya pahamkah kita terhadap diri kita sendiri? Siapakah kita sebenarnya? Untuk apa kita lahir dan hidup? Seperti apakah kehidupan kita nanti? Dan sebagainya. Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan mendalam, tidaklah semudah yang dibayangkan.

Kali ini aku tidak akan membahasnya lebih lanjut. Jika diteruskan tidak akan ada habisnya. Pertanyaan ‘super kompleks’ semamacam itu hanya diri kita sendiri yang bisa menemukan jawabannya.

Jadi Siapa Aku?

Perkenalkan namaku Hamdani (penulisan sederhananya). Asli Indonesia, asal dan lahir di Kota terbesar ke-3 Indonesia. Salah bukan bandung, yaitu Medan. Lebih besar dari kota Bandung yang berada di posisi ke-4 dan kota Semarang yang berada di posisi ke-5

HamDanI (penulisan medium) nama ini lah yang sering ku pakai di sosmed. Kata pertama ‘Ham’ berarti pribadi yang pertama. Huruf ‘D’ yang memisahkan antara ‘Ham’ dan ‘anI’ artinya sebagai batas serta ‘Dan’ (kok jadi aneh gini ya). Dan (nah loh) kata terakhir anI menunjukkan pribadi yang kedua. Jadi intinya aku punya ‘Kepribadian Dua’ atau ‘Kepribadian Ganda’ atau bahasa kerennya ‘Alter Ego’. Guru SMP ku pernah mengatakannya. Bukan asumsiku belaka.

HamDangerOus (penulisan hard) nama ini sebenarnya sudah jarang dipakai. Karena suatu alasan aku memutuskan untuk berhenti dari suatu ‘kegiatan’ yang berbahaya. Dari namanya saja anda sudah bisa menebak. Tidak sepopuler seperti ‘Penjaga Masjid, Maniac Kasur, apalagi Sultan Haikal (Gantengers Crew). Lain kesempatan akan ku jelaskan di artikel berikutnya.

Biasa di panggil ‘Ham’ , ‘Dan’ , ‘Dani’ , ‘Hamdan’ atau lengkapnya ‘HamDanI’ . Asal jangan di panggil sayang aja. Eh pas sayang-sayangnya malahan pergi (*hikkks). Kalau aku lebih suka di panggil ‘Dan’. Rasanya lebih kekih, kece gimana gitu.

Lahir tanggal 07 Mei 1996 hari selasa. Sedikit berbeda di KTP dan KK (Kartu Keluarga) tanggal 01. Tidak jelas mana yang benar. Apa karena kesalahan penulisan saja? Sejak SD-SMK (gak masuk TK apalagi playgroup dan playground serta playboy ~panjangamat) tanggal lahir aku 07. Ultah kalau di rayain (walaupun baru sekali dirayain dalam seumur hidup *hiks) tanggal 07 juga. Nyokap saja tidak ingat ketika kutanya tanggal berapa sebenarnya aku lahir. Atau aku jangan-jangan anak tetangga yang terpungut (judul sinetrin terbaru). Tidak begitu penting juga sih dan aku tidak mau ambil pusing (*bodo amat).

Sejak kecil aku orang nya pemalu, pendiam, dan pemikir. Pernah ketika guru bertanya kepadaku, ‘Kamu sakit? Kenapa diam saja?’ Padahal aku sehat walafiat hanya saja lebih suka berdiam diri sambil memperhatikan disekitarnya. Apakah itu artinya aku Introvert?

Berbicara didepan umum merupakan masalah yang sampai sekarang cukup sulit kuatasi. Tidak separah dulu saat aku memperkenalkan diri kepada junior seketika aku terbata-bata dan hilang suara. Seperti anak bayi yang baru belajar bicara. Ya, malu yang tak terlupakan. Aku masih bisa mengingatnya dengan jelas kejadian itu.

Seorang guru pernah mengatakan padaku. Bahwa aku memang tidak begitu pandai berbicara, aku lebih baik menulisnya. Saat dekat dengan orang yang tidak kukenal. Rasanya enggan memulai berbicara kepadanya. Mulut ini terkunci rapat-rapat kecuali dia yang memulai pembicaraan. Tapi bukan berarti sombong. Banyak yang mengatakan seperti itu. Orang seperti aku lebih banyak berpikir mendengar melihat merasakan daripada berbicara. Lewat tulisan ini lah seorang Introvert menumpahkan pikiran dan perasaannya.

Jomblo yang sudah berkepanjangan kurang lebih 3 tahun. Bisa di bilang Jomblo Immortal, Akut, Abadi, Permanen (sekarebmu dewe). Menyukai fotografi, sinematografi, desain (web, photosop, karikatur), NOprogrammer (sedikit meguasai html, php, css), web developer (seperti blog ini), magic vine video, serta hal-hal yang berbau mistis.

Jika ku ceritakan semuanya di sini bakal gak selesai-selesai sampai season 20 kayak Sinetron Cinta Fitri, atau sampai Episode 1++++ kaya Tukang Haji Naik Bubur atau eps naruto sampai 7++ atau Skripsi yang tak kunjung usai ( 😛 ).

Kesimpulan dari semua penjelasan di atas bisa di lihat di sini.

Kenali dirimu.. Maka kau akan tahu Siapa Tuhan mu..

views
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 DAN. All rights reserved.
Powered by